| Latar Belakang |
|
Latar Belakang Sampai saat ini masih banyak terjadi diskriminasi yang dilakukan oleh negara lewat kekuasaannya ataupun yang dilakukan oleh masyarakat baik berupa diskriminasi terhadap suku, agama, ras ataupun antar golongan. Salah satu bentuk diskriminasi yang terjadi dalam masyarakat hingga saat ini yaitu diskriminasi terhadap sex minoritas atau biasa disebut dengan Homoseksual (Gay, Lesbian, dan Waria). Adanya stigma atau penilaian negatif masyarakat umum terhadap kaum minoritas yaitu homoseksual menyebabkan kaum ini menjadi termarginalkan atau terpinggirkan dalam bermasyarakat. Hal ini berarti terjadi perampasan hak dan kemerdekaan bagi kaum homoseksual. Berdasarkan latar belakang yang tersebut diatas maka perjuangan dalam menegakkan hak asasi manusia (HAM) berdasarkan gender dan seksualitas perlu dilakukan. Atas dasar itulah komunitas Gay di Surakarta bersatu membentuk suatu Organisasi Sosial, Advokasi dan Hak Asasi Manusia bernama GESSANG.GESSANG adalah singkatan dari Gerakan Sosial, Advokasi dan Hak Asasi Manusia untuk GAY Surakarta. GESSANG diambil dari kata GESSANG yang merupakan kata yang berasal dari Bahasa Jawa yang berarti hidup. Ini menandai dimulainya kehidupan organisasi dan eksistensi komunitas Gay Surakarta dalam masyarakat umum. |















Profil 


