| on 22-07-2010 09:28
|
Views : 85  |
KOMPAS.com – Pria ini berusaha menghilangkan kenangan masa lalunya
ketika menjalin hubungan dengan seorang pria gay dan berusaha hidup
normal sebagai pria heteroseksual.
“Saya seorang pria umur 29 tahun. Dua tahun lalu, waktu kos di
Jakarta, saya pernah hidup dalam dunia gay. Selama dua tahun saya hidup
bersama seorang pria yang umurnya setahun lebih muda. Selama itu saya
mengalami hubungan seksual layaknya pasangan gay. Saya merasa aneh
kenapa bisa melakukan itu, padahal sebelumnya saya bukan gay.
Dulu saya pernah punya pacar, kemudian putus karena masalah beda
agama. Sewaktu pacaran, saya tidak pernah melakukan hubungan seks
walaupun ada keinginan. Pacar saya selalu menolak kalau sudah sampai
mau melakukan hubungan seks.
Sekarang saya menjalin hubungan lagi dengan seorang gadis berumur 25
tahun. Saya merasa mencintai dia, demikian juga pacar saya. Masalahnya,
mengapa kalau berciuman dengan dia, saya sering teringat pacar gay saya
dulu?
Sejak saya pisah dengan pacar gay itu, saya berusaha kuat agar tidak
bertemu dia lagi. Dia kadang menelepon saya, tapi saya hanya tanggapi
biasa-biasa saja. Kalau dia mulai menyinggung yang dulu, saya segera
memutuskan teleponnya dengan berbagai alasan. Saya ingin hidup seperti
pria normal.
Apakah saya seorang gay? Apakah saya bisa hidup normal seperti pria
umumnya? Bagaimana caranya agar saya tidak terpengaruh lagi dengan apa
yang saya lakukan dulu? Bagaimana agar bayangan masa lalu dengan gay
itu tidak datang lagi?
M.K, Jateng
Upaya gigih
Salah satu penyebab perilaku homoseksual ialah
pengaruh lingkungan, selain faktor lainnya. Kondisi selama kos di
Jakarta tampaknya menyebabkan Anda bergaul dekat dengan pria
homoseksual itu. Kedekatan itu kemudian berubah menjadi hubungan yang
lebih pribadi, termasuk hubungan seksual.
Peristiwa seperti ini memang dapat terjadi. Inilah yang disebut
sebagai faktor lingungan sebagai penyebab perilaku homoseksual. Jadi
memang mungkin terjadi Anda yang dulu punya pacar perempuan kemudian
menjalin hubungan homoseksual.
Masalahnya, sekarang Anda ingin hidup normal sebagai pria
heteroseksual dan bayangan homoseksual masa lalu sering muncul. Inilah
yang harus menjadi pergumulan Anda karena Anda sudah menjalin hubungan
dengan seorang gadis.
Sikap Anda dengan tidak mau bertemu lagi dengan teman gay itu, sudah
merupakan langkah yang sangat tepat. Apalagi Anda berusaha menjauh dari
telepon teman lama itu. Sikap ini harus tetap Anda pegang dan lakukan.
Lebih jauh lagi, kalau bayangan masa lalu muncul, segeralah
hilangkan dan jangan larut terbuai. Ingatlah seorang gadis pacar Anda
yang mencintai Anda. Hanya dengan upaya gigih begitu Anda akan dapat
melupakan masa lalu dan hidup sebagai pria normal heteroseksual.
Kalau Anda tidak mampu melakukan kontak homoseksual selama dua tahun
setelah berpisah dengan dia, Anda harus mempertahankan untuk
selanjutnya.
|