Pasti di antara kamu ada yang pernah membayangkan bagaimana jika hantu yang meengganggumu ternyata homo? Tapi bagaimana jika
yang mengalaminya straight. In relationship pula. Mark &
Emma diceritakan membeli sebuah mansion yang udah lama ga ditinggali.
Ternyata mansion itu dulunya memiliki sebuah gay bar di bawah tanah
yang meledak karena kerusakan pada mesin pembuat busa.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Eating Out adalah film komedi yang aneh. Caleb,
seorang cowok straight berpura-pura menjadi gay agar bisa berdekatan
dengan seorang cewek cantik. Si cewek hanya mau 'hang out' dengan
cowok-cowok gsy (aneh ya?). Mungkin masuk akal juga. Si cewek, Gwen
merasa aman berada di komunitas tersebut. Bersama
temannya yang gay, Caleb datang ke pesta untuk menemui sang cewek. Gwen
langsung tertarik hang out dengan Caleb. Pada awalnya Gwen tak langsung
percaya bahwa laki-laki se-macho Caleb adalah seorang gay.
|
|
Selengkapnya...
|
|
     Tema
Second Skin ini sederhana saja: Cinta segitiga, seorang suami, seorang
istri dan seorang lelaki bujangan. Tapi konflik yang muncul tidaklah
sederhana. Alberto yang hidup di "dua alam",
hidup di dua dunia (hetero & homo), sangat mencintai sang istri,
Elena (Ariadna Gil). Baginya, Elena adalah sosok istri yang ideal,
penyabar, penyayang, keibuan dan sangat cantik. Di sisi lain, Diego
memberikan Alberto apa yang tak di dapatnya dari Elena. Cinta yang
membara, petualangan yang mendebarkan dan kasih sayang. "Ku mencintaimu
dan mencintai dirinya, begitu kira-kira yang ingin di sampaikan
Alberto.
|
|
Selengkapnya...
|
Nina: I want you to be with me, I want you to marry me, I want you to love me the way that I love you.
Nina: Tell me, what do you want?
George: I want Paul..
Nina: I want to look at you and not feel so hurt by you.
The
Object of my affection, atau bila diterjemahkan secara bebas berarti
objek kasih sayangku, asli film komedi romantis! Lucu tapi kadang
mengharukan. Lihat saja saat di sebuah pesta pernikahan, Nina menangis
di depan George, menyatakan betapa cintanya dia pada Geroge. Namun,
walaupun George sangat menyayangi Nina, dia lebih memilih Paul. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Henry Kray, seorang
mahasiswa yang menikmati kebebasannya setelah 'coming out' dan terbuka
atas orientasi seksualnya. Hubungan Henry dan ayahnya Jack Kray,
seorang senator yang homopobic, kurang harmonis. Orang tua Henry tidak
mengacuhkan orientasi seksual anaknya. Ketika ayahnya meminta Henry
untuk menjadi salah satu juru kampanyenya (di kampus), Henry harus
memilih untuk menjadi dirinya sendiri, atau berpura-pura dan mendukung
sikap ayahnya yang homophobia.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 11 dari 14 |